Kurikulum dan Pembelajaran


Nama               : Elita Suratmi

Nim                 : 0903921

Jurusan            : Pendidikan IPS

Tugas               : UTS Kurikulum dan Pembelajaran

Kampus            : Universitas Pendidikan Indonesia

 

  1. Kurikulum dapat diartikan sebagai produk, program, pengalaman siswa dan hal-hal yang diharapkan akan dipelajari peserta didik, yaitu :
    1. Kurikulum sebagai produk adalah hasil karya para pengembang kurikulum yang dituangkan dalam bentuk buku atau pedoman kurikulum yang biasanya berisi sejumlah mata pelajaran yang harus diajarkan.

Kurikulum sebagai program merupakan suatu cara untuk mempersiapkan anak agar berpartisipasi sebagai anggota yang produktif dalam masyarakatnya.

Kurikulum sebagai pengalaman merupakan rangkaian pengalaman yang secara potensial dapat diberikan kepada anak-anak (potential curriculum) dan yang dapat benar-benar diwujudkan pada anak-anak secara individual (actual curriculum) (Smith B.Othanel  Et  Al).

kurikulum dapat diartikan sebagai hal-hal yang diharapkan akan dipelajari peserta didik yaitu bahwa kurikulum dibuat untuk nanti dipelajari siswa dalam suatu proses belajar mengajar yang kemudian ditempuh dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh ijazah.

  1. Jika dilihat berdasarkan UU Sisdiknas yang telah ada maka kurikulum memiliki makna yang sama yaitu sebagai program yaitu dimana dalam UU Sisdiknas NO 2 Tahun 1989 BAB IX Kurikulum Pasal 37  dijelaskan bahwa “Kurikulum disusun untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dengan memperhatikan tahap perkembangan peserta didik dan kesesuaiannya dengan lingkungan, kebutuhan pembangunan nasional, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kesenian, sesuai dengan jenis dan jenjang masingmasing satuan pendidikan” sedangkan tujuan pendidikan itu sendiri berdasarkan UU sisdiknas BAB II pasal 4 yaitu “Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan”. maka dalam UU ini dapat disimpulkan bahwa kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan kegiatan belajar mengajar.
  2. Pendidikan suatu bangsa sangatlah memerlukan Kurikulum yaitu sebagai pedoman pengajaran dan sebagai tolak ukur dalam pengajaran. Kurikulum diibaratkan sebagai akar dari suatu pendidikan. Sehingga begitu pentingnya kurikulum dalam suatu pendidikan yang merupakan cikal bakal dari suatu proses yang akan melahirkan para penerus bangsa yang tentunya akan sesuai dengan kurikulum yang sedang dikembangkannya.
  3. 1. Perkembangan dan pengembangan kurikulum dipengaruhi oleh faktor filosofis, psikologis, organisatoris dan sosiologis yaitu :

ü   Asas filosofis

Landasan filosifis memberikan arah pada semua keputusan dan tindakan manusia, karena filsafat merupakan pandangan hidup, orang, masyarakat, dan bangsa.

Dalam kaitannya dengan pendidikan filsafat memberikan arah pendidikan seperti hakikat pendidikan, tujuannya, dan bagaiman cara mencapai tujuan. Oleh karena itu,wajar apabila kurikulum senantiasa bertalian erat dengan filsafat pendidikan, karen afilsafat mementukan tujuan yang hendak dicapai dengan alatyang di sebut kurikulum.

ü  Asas psikologis

Asas ini berkenaan dengan perilaku manusia. Landasan psikologis berkaitan dengan cara peserta didik belajar, dan faktor apa yang dapat menghmbat kemuan belajar mereka selain itu psikologis memberikan landasan berpikir tentang hakikai proses belajar mengajar dan tingkat-ingkat perkembanganpeserta didik. Kurikulum pada dasarnya disusun agar peerta diik dapat tumbuh dan berkembang dengan baik ini berarti bahwa kurikulum dan pengajaran yang dilaksanakan dengan mempertimbangkan peserta didik sebagai peserta utama dlm proses belajar mengajar akan lebih meningkatkankeberhasilan kurikulum, daripada kurikulum yang mengabaikan faktor psiklogis peserta didik

ü  Asas sosiologis

Asas ini berkenaan dengan penyampaian kebudayaan, proses sosialisasi individu dan rekontruksi masyrakat, Landasan sosial budaya ternyata bukan hanya semata-mata digunaka dalam mengembangkan kurikulum pada tingkat nasional, melainkan juga bagi guru dalam pembinaan kurikulum tingakt sekolah atau bahka tingkat pengajaran

ü  Asas Organisatoris

Asas ini berkenaan dengan organisasi kurikulum.Dilihat dari organisasinya ada tiga tipe bentuk kurikulum:

a)      Kurikulum yang berisi sejumlah mata pelajaran yang terpisah-pisah(separated subject curriculum)

b)      Kurikulum yang berisi sejumlah mata pelajaran yang sejenis di hubung-hubungkan(Correlated curriculum)

c)       Kurikulum yang terdiri dari peleburan semua/ hampir semua mata pelajaran (integrated curriculum)

  1. Hubungan kurikulum dengan perubahan sosial budaya masyarakat indonesia tentu sangat erat keterkaitannya, kurikulum dibuat untuk keberhasilan tujuan pendidikan nasional karena kurikulum merupakan tolak ukur pendidikan. Maka kurikulum haruslah disesuaikan dengan perubahan zaman yang akan selalu disertai dengan  perubahan sosial budaya masyarakat indonesia. Sehingga jika suatu kurikulum tidak menyesuaikan dengan perubahan sosial budatya yang sedang berlangsung maka kurikulum tersebut tidak dapat mencapai tujuan pendidikan secara maksimal.
  2. C.     1). Judul buku KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN.

 2). Penerbit PT. Bumi Aksara Jl.Sawo Raya No.18 Jakarta 13220.

      Tahun terbit 2010

 3). Ringkasan essensial buku :

Pendidikan merupakan bagian integral dalam pembangunan. Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik  melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/ latihan bagi peranannya dimasa yang akan datang. Tujuan pendidikan adalah seperangkat hasil pendidikan yang tercapai oleh peserta didik setelah diselenggarakannya kegiatan pendidikan. Tujuan pendidikan tersusun secara bertingkat yang terdiri dari tujuan pendidikan nasional, tujuan intitusional, tujuan kurikuler, dan tujuan pembelajaran. Tujuan pendidikan nasional telah ditetappkan dalam Undang-undang No.2 Tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional. Peserta didik adalah komponen masukan dalam proses pendidikan sebagai suatu organisme yang hidup, memiliki potensi untuk berkembang, yang memerlukan lingkungan dan arah tertentu sehingga membutuhkan bimbingan dan pembelajaran. Peserta didik dapat dapat ditinjau dariberbagai segi, yakni segi pendekatan sosial, pendekatan psikologis, dan pendekatan edukatif/pedagogis. Tenaga kependidikan adalah suatu komponen yang bertugas menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, bimbingan, melatih, mengelola, meneliti damn mengembangkan serta memberikan pelayanan teknik. Guru sebagai tenaga kependidikan memiliki tugas pokok melaksanakan proses belajar mengajar . karena itu, setiap guru harus memiliki wewenang dan kemampuan profesional, kepribadian, dan kemasyarakatn. Konsep pengajaran hampir sama artinya dengan konsep pembelajaran. Pembelajaran dianggap suatu sistem yang memiliki komponen-komponen atau langkah-langkah. Sebagai suatu sistem, pembelajaran meliputi aspek filosofis dan aspek proses.

     Beberapa pengertian kurikulum yakni : (a). Kurikulum adalah pendidikan yang harus ditempuh oleh siswa dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh ijazah. (b).kurikulum ialah sejumlah mata ajaran yang harus ditempuh oleh siswa untuk memperoleh pengetahuan. (c). Kurikulum adalah suatu program pendidikan yang disediakan untuk pembelajaran siswa. (d). Kurikulum merupakan serangkaian pengalaman belajar. (e). Dalam UU No.2 1989 dikemukakan, bahwa “kurikulum” adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Landasan pengembangan kurikulum terdiri dari(a). Filsafat pendidikan yang mengandung nilai-nilai dan cita-cita masyarakat tentang manusia yang ideal, dan merupakan sumber tujuan pendidikan. (b). Lingkungan merupakan suatu ekosistem yang meliputi lingkungan manusiawi , lingkungan sosio kultural , lingkungan biologis, dan lingkungan geografis. (c). Kebutuhan pembangunan tersirat dalam tujuan pembangunan nasional , yakni mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan pembangunan ekonomi yang dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera , adil dan merata, mandiri, maju dan tangguh (d).  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berada dalam keseimbangan yang dinamis dan efektif, dengan pembinaan sumber daya manusia tertuju pada peningkatan kualitas, selaras dengan nilai-nilai, berpijak pada peningkatan produktivitas, efisiensi dan efektivitas. Kurikulum memiliki komponen-komponen : (a). Tujuan kurikulum yang bersumber pada tujuan pendidikan nasional, (b). Materi kurikulum adalah isi kurikulum berupa bahan kajian dan pelajaran, (c). Metode atau cara yang digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran , (d). Organisasi kurikulum yang terdiri dari mata pelajaran terpisah , mata pelajaran berkorelasi, bidang study/pengajaran, program yang berpusat pada anak, core program, dan eclectic program, (e). Evaluasi kurikulum. Pengembangan kurikulum berdasarkan prinsip-prinsip, (a). Berorientasi pada tujuan, (b). Relevansi dengan kebutuhan, (c). Efesiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan , (d). Fleksibilitas, (e). Berkesinambungan, (f). Keterpaduan, (g). Bermutu.

 4). Manfaat bagi saya dengan membaca buku kurikulum dan pembelajaran yang ditulis oleh Dr. Oemar Hamalik yaitu mengetahui bagaimana proses dari suatu pendidikan dengan dasar pengembangan kurikulumnya, hakikat belajar dan pembelajaran serta tujuannya, dasar pembelajaran, motivasi belajaritu sepertia apa, pendekatan dalam pembelajaran bagaimana dan evaluasi itu seperti apa. Semuanya dijelaskan dalam buku tersebut dengan menggunakan kalimat yang tidak berbelit-belit sehingga dapat dimengerti secara mudah.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s