Pendidikan Sosial Budaya dan Teknologi


Pertumbuhan pendudukk dapat dirumuskan sebagai berikut :

                                    P=(l – m) + (i-e)

Keterangan :    l           = jumlah kelahiran

                        m         = jumlah kematian

                        i           = jumlah imigran (orang yang datang)

                        e          = jumlah emigran (orang yang pergi)

                        (l-m)    = pertambahan alami

                        (i=e)     = migrasi penduduk       

Komponen-komponen pertumbuhan penduduk

  1. 1.      Fertilitas = Tingkat Kelahiran

Fertilitas yaitu suatu pengertian yang digunakan untuk menunjukan tingkat pertambahan anak, artinya jumlah kelahiran setiap seribu orang penduduk pertahun.

            Misalnya, dalam suatu negara yang berpenduduk 120 juta jiwa , terdapat kelahiran 5 juta jiwa dalam setahun, maka setiap seribu orang penduduk terdapat kelahiran sebesar  X 1.000 = 42

Maka dikatakan tingkat kelahiran dinegara tersebut adalah 42. Bila suatu negara atau daerah memiliki tingkat kelahiran :        30 keatas digolongkan tinggi

                                                20-30 digolongkan sedang

                                                Dibawah 20 digolongkan rendah

  1. 2.      Mortalitas = Tingkat Kematian

Mortalitas atau kematian merupakan salah satu komponen demografi yang dapat mempengaruhi perubahan penduduk. Tinggi rendahnya tingkat kematian akan dipengaruhi oleh struktur umur , jenis kelamin, jenis pekerjaan, status sosial ekonomi serta keadaan lingkungan dimana mereka berada. Bila suatu negara mempunyai mortalitas berkisar :

9-13 digolongkan rendah

14-18 digolongkan sedang

Lebih dari 18 digolongkan tinggi

Untuk mengukur mortalitas sama dengan mengukur fertilitas yaitu mencari tingkat kematian kasar (Crude Death Rate) , ialah angka yang menunjukan jumlah kematian per 1.000 penduduk dalam periode tertentu.

  1. Migrasi = Perpindahan

Migrasi yaitu perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat yang lain. Ada yang dilakukan perseorangan, keluarga, dan kelompok. Gejala perpindahan penduduk ini disebabkan oleh berbagai alasan seperti ekonomi, politik dan agama.

C. PERANAN PENDIDIKAN DALAM MENGATASI KESENJANGAN SOSIAL

            Ketika negara kita dilanda krisis moneter yang tak kunjung terselesaikan seolah olah kita tersentak dan sadar bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam struktur masyarakat kita. Dan dengan kejadian ini maka terjadi keresahan dikalangan masyarakat baik masyarakat bawah, menengah dan atas. Krisis moneter bukanlah faktor tunggal terjadinya keseresahan dalam masyarakat, tetapi krisis moneter telah menjadi faktor yang mengaselerasi keresahan dalam masyarakat. Sedangkan akar permasalahannya adalah faktor kesenjangan sosial yang sudah sedemikian parahnya terstruktur dalam masyarakat, seperti dikemukakan sosiolog Prof.Sarjono Sartiman.

            Dalam suatu tulisan yang berjudul Education and Social Mobility : A Structure Model, Raymond Boudon  menyebutkan bahwa tidak ada suatu alasan untuk mengatakan angka pertumbuhan yang tinggi dalam pendidikan ada hubungannya dengan meningkatnya mobilitas sosial dan ekonomi. Bahkan ekspansi dalam bidang pendidikan dianggap telah mengkukuhkan struktur mobilitas sossial. Selama ini kita ketahui bahwa akses terhadap pendidikan buat tiap lapisan masyarakat tidaklah sama. Orang-orang yang memiliki akses dalam ekonomi, sosial, dan budaya yang tinggi, besar pula aksesnya terhadap dunia pendidikan.

            Peserta didik juga terdeferensiasi dalam lembaga-lembaga pendidikan tertentu berdasarkan latar belakang sosialnya. Perguruan tinggi tertentu identik dengan mahasiswa berlatarbelakang sosial dari kalangan atas, dan ada pula perguruan tertentu yang ientik dengan mahasiswa dengan berlatarbelakang sosial bawah dan menengah.

            Begitu juga yang menyangkut kehidupan sosial peserta didik, seperti halnya mahasiswa. Kehidupan mahasiswa tidak terlepas dari kehidupan kelompok sosial lainnya, artinya mereka dipengaruhi oleh kelompok sosial yang lain, juga mempengaruhi kelompok sosial yang lain. Seiring dengan tumbuhnya minat untuk melanjutkan pendidikan keperguruan tinggi, tumbuh variasi kelompok sosial mahasiswa dan tumbuh pula segregrasi sosial kehidupan mahasiswa. Hal ini tidak terlepas dari latar belakang kelompok stratifikasi sosial orang tuanya . hal seperti ini telah membawa masalah kearah terjadinya proses diferensiasi dan stratifikasi sosial yang lebih besar dalam dunia pendidikan , yang mestinya dunia pendidikan adalah lembaga demokratis dan egaliter yang terbuka terhadap semua pihak. Juga beberapa temuan lainnya disebutkan bahwa latar belakang intelektual siswa dikalahkan oleh sifat-sifat “non intellective”  dalam melanjutkan pendidikannya, seperti oleh latar belakang pekerjaan orang tuanya, dan aspirasi umum tentang kehidupannya. Pertimbangan – pertimbangan seseorang melanjutkan keperguruan tinggi tidak berdasarkan pada performa dann prestasi siswa, tetapi oleh pandangan yang bersifat sosial, budaya dan motivasional. Latar belakang status sosial ekonomi mahasiswa membawa perbedaan terhadap kesempatan melanjutkan studinya.

            Bukti-bukti telah memperlihatkan kepada kita bahwa sekolah atau dunia pendidikan telah menjadi semacam tempat reproduksi sosial dan budaya dari kelompok atau golongan – golongan sosial yang ada dimasyarakat. Salah satu bentuk dari representasi reproduksi sosial budaya dalam dunia pendidikan ialah tumbuhnya macam-macam gaya hidup di kalangan mahasiswa. Berbagai temuan empiris tentang kehidupan sosial pendidikan memperlihatkan bahwa orang-orang yang berasal dari status sosial bawah memiliki kesempatan yang kurang untuk larut dalam dunia pendidikan, karena dunia pendidikann telah dipenuhi oleh kehidupan sosial dan budaya kalangan atas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s